IDN-Convention

National Convention

IDN-Convention

 

Indonesian Diaspora National Convention is intended to foster networking among Indonesian diaspora and between Indonesian diaspora and its American counterparts. This will be achieved in this event though a summit meeting between IDN USA and local chapters, functional meetings between IDN and the existing community associations, information exchange/lectures/discussions in both plenary sessions and break-out sessions covering various essential topics affecting daily life of Indonesian diaspora.

This event is also designed to promote cultural exchange through Indo Fest USA, by introducing the 30 Indonesian Iconic Culinary, Indo-American Gala Dinner, Batik Fashion Show, Indonesian traditional dances, and music performances by Indonesian singers/artists, New Orleans Zydeco, and other cultural presentations.

CID2

Thank you

Kami semua bersyukur the 2nd Congress of the Indonesian Diaspora berjalan dengan lancar. Partisipasi diaspora, segenap mitra maupun masyarakat Indonesia luar biasa sekali, lebih dari 7000 orang registrasi. Acara substansi, hiburan, maupun interaksi people-to-people yang terjadi berlangsung sangat baik. Semoga membawa sinergi yang baik ke depan, menuju masa keemasan Indonesia.

Apresiasi kami kepada segenap pihak yang telah mensukseskan kongres bersejarah ini, yang dibuka oleh seorang Presiden dan ditutup oleh seorang mantan Presiden:

- Tim Kemenlu (Bapak Wahid Surpiyadi, Bapak Dino Djalal, Bapak Firdaus Dahlan, Bapak Heru Subolo, Bapak Pribadi Sutiono, segenap Tim Desk Diaspora Indonesia, Tim Panitia CID-2 Kemenlu, Tim KBRI DC, serta segenap Kepala Perwakilan RI berikut Timnya).

- Tim Diaspora (Bapak Edward Wanandi, Ibu Fify Manan, Bapak Robert Manan, segenap Tim Panitia CID-2 Diaspora, Tim Charity Gala Dinner, Tim-Tim Task Forces, Tim Program Penghijauan, Tim Charity Golf, Tim Diaspora Mengajar, Tim Eksibisi Indonesia Hebat, Tim Fun Bike, Tim National Chapters, Tim Local Chapters, Tim IDBC, Tim IDF, Tim IDBB, serta hampir dari 3000 diaspora Indonesia yang hadir pada kongres maupun yang tidak hadir namun tetap dekat di hati).

- Tim BNI 46 (Bapak Gatot Suwondo, Ibu Felia Salim, Bapak Adi Setiadi, Bapak Firman, beserta segenap timnya).

- Tim MarkPlus (Bapak Hermawan Kertajaya, Bapak Jacky Mussry, Bapak Hendra Warsita, beserta segenap timnya).

- Tim Cipta Sarana Conference (Ibu Neta, Ibu Yuyun, Bapak Arief Sofyan, beserta segenap timnya).

- Segenap mitra, baik instansi pemerintah, sektor swasta, maupun lembaga masyarakat sipil yang telah menjadikan kongres kemarin sukses.

Maaf sekali jika ada yang terlewat ataupun tidak bisa disebutkan satu per satu. Namun semoga tiap keringat dan kerja kerasnya menjadi sumbangsih dan budi baiknya dibalas berlipat ganda oleh Yang Maha Kuasa.

Semoga kongres yang penuh dengan energi positif ini menjadi motivasi tambahan bagi kita semua untuk berkontribusi lebih aktif dan konkrit untuk bangsa dan negara.

As we all get on that jet plane to our adopted home, our hearts remain here. Committed than ever.

Padamu negeri, kami berbakti.
Padamu negeri, kami mengabdi.
Padamu negeri, kami berjanji.
Bagimu negeri, jiwa raga kami.

We’re proud of all of you! Salam Diaspora!

Closing Remarks

The Amazing Of CID – Photo & Video

Today is the second day of CID II, the opening of this congress was finally kicked off by the President of RI at 11.00 hrs. In our record, up to the second day of congress not less than 7000 participants registered at this congress. It was really beyond of our expectation. Thank you so much friend of diasporas, Pak Dubes, and pak Konjen from KBRI/KJRI who made available to be with us.

The spirit of diaspora is really high. Discussion in task forces, plenaries, and public forums were really attractive and packed by participants.

We understand not all of diasporas are able to join us at CID II, but we trully felt your support behind this. Just to give you an idea how the CID II is being carried out, please visit this website dedicated for you who is unable to come.

http://www.flickr.com/photos/cid2/

http://www.youtube.com/user/2013diaspora

Together for Action

DIASPORA INDONESIA “SEREMPAK UNTUK BERAKSI”
(IDN TOGETHER FOR ACTIONS)

Salam Diaspora!

Kami, segenap Diaspora Indonesia yang berasal dari 56 chapters Indonesia Diaspora Network (IDN) dari 26 negara, telah melaksanakan Kongres Diaspora Indonesia ke-2 pada tanggal 18-20 Agustus 2013 di Jakarta.

Selama tiga hari terakhir kami berkongres di Jakarta Convention Center ini, penuh dengan energi positif, akan “Serempak Untuk Beraksi”. Komitmen bersama kami adalah untuk bersumbangsih konkrit kepada Bangsa dan Negara, berkontribusi kepada tanah yang kami cintai ini. Menuju masa keemasan Indonesia!

Setelah mengikuti Kongres yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia, baik dari pemerintah, anggota parlemen, swasta, LSM dan Masyarakat umum,sepakat untuk:

1. Membentuk Indonesian Diaspora Global Network yang mewakili seluruh national chapters;
2. Mendirikan kantor kepentingan diaspora yang berbadan hukum Indonesia di Jakarta;
3. Melaksanakan Kongres Diaspora Indonesia setiap 2 (dua) tahun sekali serta mendorong chapters diaspora di kawasan untuk melakukan pertemuan di antaranya.

 

Selanjutnya, kami juga akan melaksanakan aksi di berbagai bidang antara lain:

Di Bidang Energi

• Membentuk Indonesian Diaspora Energy Professional Network sebagai platform kolaborasi bersama seluruh stakeholder untuk saling berbagi informasi, solusi dan best practice bagi para diaspora yang memiliki kepakaran di bidang energi: minyak, gas, batubara, panas bumi serta energi baru dan terbarukan.
• Membantu mendorong peningkatan investasi dalam sektor energi di Indonesia.
• Mendorong pengembangan bisnis, pendidikan dan ketrampilan dalam hal energi rendah karbon seperti melalui Clean Development Mechanism.
Di Bidang Ketenagakerjaan

• Membentuk Indonesian Migrant Workers Network untuk membantu perlindungan TKI di luar negeri dan memberikan masukan kepada pembuat kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia
Di Bidang Imigrasi dan Kewarganegaraan

• Mendorong pembentukan Focus Group, yang terdiri dari pemerintah, parlemen, Diaspora, dan akademisi, untuk membahas mengenai beberapa aspek dari dwi-kewarganegaraan.
• Menyusun naskah akademik mengenai dwi-kewarganegaraan yang hasilnya akan disampaikan kepada pemangku kebijakan.
Di Bidang Pendidikan

• Membentuk portal bagi pemangku kepentingan pendidikan di Indonesia.

• Mendorong program Diaspora Mengajar baik secara langsung maupun melalui media lain bekerjasama dengan lembaga pendidikan di Indonesia
• Mendorong kebijakan yang lebih memudahkan kolaborasi di bidang pendidikan terutama  riset.
• Membangun data base dan memperkuat jejaring terkait bidang profesi pendidikan.
Di Bidang Inovasi Iptek

• Mengembangkan kerjasama antara Diaspora dengan Sektor Swasta dan Pemerintah di bidang-bidang yang memiliki potensi tinggi bagi pembangunan nasional seperti Pusat Industri Kimia, Biokimia dan Bio-Teknologi, serta Tenaga Listrik Relatif Murah dari Konverter Energi Penahan Gelombang Laut (Breakwater Energy).
Di Bidang Liveable Cities

• Mendorong kerjasama para diaspora dengan arsitek, urban planners, ahli tata air, pakar teknik lingkungan dan landscape architecture Indonesia bagi terciptanya sebuah konsep kota layak huni berkelanjutan yang dapat diterapkan di Indonesia.
• Membantu terselenggaranya program nasional yang melindungi dan melestarikan warisan budaya bangsa, khususnya bangunan dan arsitektur tradisional di daerah dan wilayah pedalaman.
• Meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam membangun kota – kota kecil atau desa-desa yang juga menghadapi tantangan dampak pembangunan melalui berbagai pilot projects, mulai dari pemberdayaan masyarakat terpencil melalui perikanan dan perbaikan desa untuk meningkatkan kualitas hidup.
Di Bidang Green Economy

• Meningkatkan gerakan penghijauan di Jakarta dan berbagai kota di Indonesia, serta investasi Diaspora Indonesia di sektor Panas Bumi (Geo-thermal).
• Meningkatkan investasi di berbagai bidang terkait ekonomi hijau di Indonesia.
Di Bidang Kesehatan

• Memperluas kerja sama antar kelompok Diaspora untuk mencari solusi komprehensif dalam upaya peningkatan perawatan kanker, pelayanan pasien lanjut usia, dan pertukaran pengetahuan bagi dokter muda Indonesia dan petugas kesehatan lainnya.
• Mendorong terbentuknya suatu Knowledge Center for Health bagi penanganan kesehatan yang komprehensif.
• Memanfaatkan kapasitas diaspora bagi pengembangan teknologi pelayanan kesehatan jarak jauh di Indonesia.
Di Bidang Bisnis dan Investasi

• Bekerjasama dengan Perbankan Nasional dan Internasional untuk menurunkan Biaya Remitansi terutama di negara yang padat Diaspora Indonesia.
• Mengembangkan kerja sama dengan Pemerintah dan Perbankan nasional guna meningkatkan bisnis dan investasi Diaspora Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri.

• Mendorong Pemerintah untuk mempertimbangkan adanya obligasi bagi diaspora dalam satuan harga yang menarik.
• Terus meningkatkan minat diaspora untuk berinvestasi di sektor pertanian Di Bidang Kuliner

• Membantu memperkenalkan dan mengembangkan kuliner khas Indonesia di negara kediaman masing-masing, khususnya 30 ikon kuliner Indonesia, melalui berbagai cara, baik penyebarluasan informasi standar makanan dan minuman khas Indonesia maupun kegiatan bersama diaspora lainnya.
• Mendorong pembentukan Konsorsium Kuliner Indonesia bersama-sama Pemerintah dan Swasta guna mewujudkan potensi keberadaan Rumah Makan Indonesia di berbagai belahan dunia.
Di Bidang Kedirgantaraan

• Melalui Task Force Dirgantara, kami bertekad untuk memberikan pikiran, pengetahuan, dana, dan berbagi jaringan bisnis untuk membantu industri Dirgantara Indonesia dan secara khusus mendukung pembiayaan preliminary design program Regional Turboprop R80 dan menjadi interlocutor kepada investor potensial pada fase berikutnya.
• Mendorong DPR dan Pemerintah untuk antara lain: membuat Undang-Undang khusus untuk industri dirgantara yang menjadi payung hukum bagi kemudahan dan insentif semua pihak secara maksimal ; menggerakkan perbankan nasional untuk membantu Kredit Penjualan bagi produk industri pesawat nasional dan memberi insentif bagi maskapai penerbangan nasional yang menggunakan produk industri pesawat nasional; serta meningkatan edukasi industri dirgantara di semua strata pendidikan.
Di Bidang Kepemudaan

• Mendorong terciptanya sinergi antara pendidikan dan kebutuhan industri, untuk menunjang Indonesia maju.
• Pembentukan Jaringan Bisnis Pemuda Indonesia di bidang Teknologi Informasi, Bisnis dan Edukasi.
• Mendorong pembentukan badan khusus untuk mengembangkan sistem pengajaran dan promosi pencak silat secara internasional yang lebih komprehensif.

Pandangan Mata CID2 – Executive Director IDN USA

Balai Sidang Jakarta atau Jakarta Convention Center pagi itu tampak semarak dengan spanduk dan banner CID2 yang dimonopoli warna merah.

Saya dan nyonya datang memang agak pagian. Peserta yg mendaftar belum terlalu banyak. Saya disapa ramah dipintu masuk dan diantar ke loket registrasi. Dengan memberi nama sdh diketahui kami sdh terdaftar online. Dalam bilangan menit kami sudah dapat nametag tercetak rapi besrta tas berisi program dan beberapa pesan dari sponsor kongres. Kesan pertama saya, panitia cukup apik. Cuma pagi itu saya yg belum sarapan di hotel, tidak bisa mendapat warung kopi di arena kongres. Terpaksa saya dan isteri keluar arena dekat pos polisi, bergabung dgn petugas keamanan dan tukang sapu menikmati teh dan bakpau dari pedagang asongan.

Fun Bike

Fun Bike CID2

Kongres Diaspora Indonesia ke-2 diawali dengan kegiatan Fun Bike yang sangat menyegarkan. Ratusan peserta meng-goes dari Senayan ke Bundaran HI dan kembali lagi.  Acara dibuka oleh Menpora Roy Suryo, Kepala DDI Wahid Supriyadi dan Direktur BNI Ari Setiadi.

IMG-20130818-00076 IMG-20130818-00083 IMG-20130818-00077

Connect And Unite For Shared Prosperity to Indonesia and its Diaspora