Thank you

CID2

Kami semua bersyukur the 2nd Congress of the Indonesian Diaspora berjalan dengan lancar. Partisipasi diaspora, segenap mitra maupun masyarakat Indonesia luar biasa sekali, lebih dari 7000 orang registrasi. Acara substansi, hiburan, maupun interaksi people-to-people yang terjadi berlangsung sangat baik. Semoga membawa sinergi yang baik ke depan, menuju masa keemasan Indonesia.

Apresiasi kami kepada segenap pihak yang telah mensukseskan kongres bersejarah ini, yang dibuka oleh seorang Presiden dan ditutup oleh seorang mantan Presiden:

– Tim Kemenlu (Bapak Wahid Surpiyadi, Bapak Dino Djalal, Bapak Firdaus Dahlan, Bapak Heru Subolo, Bapak Pribadi Sutiono, segenap Tim Desk Diaspora Indonesia, Tim Panitia┬áCID-2 Kemenlu, Tim KBRI DC, serta segenap Kepala Perwakilan RI berikut Timnya).

– Tim Diaspora (Bapak Edward Wanandi, Ibu Fify Manan, Bapak Robert Manan, segenap Tim Panitia┬áCID-2 Diaspora, Tim Charity Gala Dinner, Tim-Tim Task Forces, Tim Program Penghijauan, Tim Charity Golf, Tim Diaspora Mengajar, Tim Eksibisi Indonesia Hebat, Tim Fun Bike, Tim National Chapters, Tim Local Chapters, Tim IDBC, Tim IDF, Tim IDBB, serta hampir dari 3000 diaspora Indonesia yang hadir pada kongres maupun yang tidak hadir namun tetap dekat di hati).

– Tim BNI 46 (Bapak Gatot Suwondo, Ibu Felia Salim, Bapak Adi Setiadi, Bapak Firman, beserta segenap timnya).

– Tim MarkPlus (Bapak Hermawan Kertajaya, Bapak Jacky Mussry, Bapak Hendra Warsita, beserta segenap timnya).

– Tim Cipta Sarana Conference (Ibu Neta, Ibu Yuyun, Bapak Arief Sofyan, beserta segenap timnya).

– Segenap mitra, baik instansi pemerintah, sektor swasta, maupun lembaga masyarakat sipil yang telah menjadikan kongres kemarin sukses.

Maaf sekali jika ada yang terlewat ataupun tidak bisa disebutkan satu per satu. Namun semoga tiap keringat dan kerja kerasnya menjadi sumbangsih dan budi baiknya dibalas berlipat ganda oleh Yang Maha Kuasa.

Semoga kongres yang penuh dengan energi positif ini menjadi motivasi tambahan bagi kita semua untuk berkontribusi lebih aktif dan konkrit untuk bangsa dan negara.

As we all get on that jet plane to our adopted home, our hearts remain here. Committed than ever.

Padamu negeri, kami berbakti.
Padamu negeri, kami mengabdi.
Padamu negeri, kami berjanji.
Bagimu negeri, jiwa raga kami.

We’re proud of all of you! Salam Diaspora!