Program Task Force Inovasi dan Iptek

Pengadaan Chemical, Biochemical, and Biotech Center

Pengembangan teknologi hilir sangat diperlukan di Indonesia terutama dibidang kimia, biokimia, dan biotech dalam usaha memproses sumber daya alam (i.e. menambah value-added).   Pengadaan Chemical, BioChemical, dan Biotech Center akan mempunyai peran penting dalam pengembangan teknologi hilir yang berbasis kimia atau biotech di Indonesia.  Sebagian alat2 dan instrumentasi awal sudah tersedia, sekiranya diijinkan,  untuk dikirim ke Indonesia. Usaha2 awal meliputi pengembangan bahan baku obat/ supplemen/ micronutrient. Indonesia sangat membutuhkan pengembangan industi bahan baku obat (lebih dari 95% diimpor).

 

Tenaga Listrik Relatif Murah dari Konverter Energi Penahan Gelombang (Breakwater)

Dengan pesisir pantai mencapai panjang 95.000 km, Indonesia mempunyai potensi  yang sangat besar untuk energi terbarukan 24/7 dalam bentuk tenaga gelombang laut. Teknologi untuk pengadaan tenaga listrik relatif murah dari energi konverter penahan gelombang (breakwater) akan dipresentasikan.   Teknologi ini diharapkan sangat penting untuk daerah2 pesisir yang memerlukan tenaga listrik (daerah wisatawan, pusat perikanan, pembuatan kapal, pemukiman penduduk, etc.).  Penahan gelombang juga akan berguna sebagai peredam tsunami dan badai.

 

Inovasi dalam Halal Science and Technology

Sistem managemen untuk produksi makanan halal telah dikembangkan dan akan dipresentasikan.  Sistem ini disebut HAL-Q (Halal, Assurance, Liability, and Quality) standar dan didasarkan pada cara pencegahan kontaminasi dari awal proses. Beberapa metode analisa untuk kontaminan juga sudah dikembangkan.  Inovasi terbaru dengan menggunakan smartphone atau tablet untuk mendapatkan informasi halal yang dihubungkan dengan database produk juga akan dipresentasikan.

 

Telehealth: Sistem, Aplikasi, Manfaat; Prototype

Telehealth diharapkan akan menjadi suatu cara yang efisien, efektif, dan relatif murah dalam penanganan dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Kemajuan dibidang teknologi telah memungkinkan medical/vital tes instan dan komunikasi untuk konsultasi jarak jauh langsung antara pasien dan dokter.

 

Konsep telehealth dan aplikasi untuk Indonesia akan dipresentasikan dan didiskusikan secara intensif.  Usulan2 strategis dalam implementasi tele-health di Indonesia baik di kota2 besar maupun di desa2 terpencil/tertinggal/miskin akan menjadi fokus dalam diskusi.

 

Rencana realisasi proyek telehealth akan dilakukan melalui studi awal (pilot study) yang juga akan dibarengi dengan pembuatan sistem prototype yang akan dibuat di Indonesia (Made in Indonesia).

 

Aplikasi Telehealth dan Nutrisi

Tele-health juga akan diaplikasikan sehubungan dengan proyek Millennium Challenge Corp (MCC) grant/investment program dari USA dalam penanganan dan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil, bayi, anak dibawah 2-5 tahun sampai remaja dan usaha2 meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan tinggi badan, terutama didaerah terpencil/tertinggal/miskin.

Cara komprehensif dan strategis dengan kombinasi nutrisi dan telehealth — program pengadaan pangan lokal dan juga  sistem logistik dan distribusi yang efektif,  termasuk juga pendirian pusat technologi kimia/biokimia dengan fungsi awal untuk R&D dan kilo-lab produksi untuk pengadaan bahan baku obat/pangan/food supplemen/micronutrient (tersebut diatas) akan dikaitkan untuk membuat program dan sistem yang bersinergi dan robust.

 

SUSUNAN ACARA

13.00 – 13.05:   Pengantar: Dr. Ir. Irwan Rusli

Sesi 1. Energi, Food, dan Teknologi Kimia

13.05 – 13:20                Dr. Ir. Irwan Rusli

“Pengadaan Chemical, Biochemical, and Biotech Center”

Q/A

13:20 – 13:40                Prof. Dr. Soemar Emid

“Tenaga Listrik Relatif Murah dari Konverter Energi Penahan Gelombang Laut (Breakwater)”

Q/A

13:40 – 14:00                Prof. Dr. Winai Dahlan

“Inovasi dalam Halal Science dan Technology”

Q/A

Sesi 2. Telehealth (Program Bersama dengan TF Medical Health Care)

14:00 – 14:10                Dr. Ir. Irwan Rusli

“Telehealth: Sistem, Aplikasi, Manfaat.“

14:10 – 14.20                Ir. Johan Boedianto

“Telehealth: prototype (made in Indonesia)”

14:20 – 14.30                Dr. Ir. Irwan Rusli

“Aplikasi Telehealth dan Nutrisi Program untuk Daerah Terpencil/ Tertinggal/ Miskin“

14.30 – 15:00                Panel/QA/Diskusi Interaktif.  Moderator: Prof. Dr. Charles Surjadi,

Ir. Carl Wolff, Dr. Boen Setiawan