Pandangan Mata CID2 – Executive Director IDN USA

Balai Sidang Jakarta atau Jakarta Convention Center pagi itu tampak semarak dengan spanduk dan banner CID2 yang dimonopoli warna merah.

Saya dan nyonya datang memang agak pagian. Peserta yg mendaftar belum terlalu banyak. Saya disapa ramah dipintu masuk dan diantar ke loket registrasi. Dengan memberi nama sdh diketahui kami sdh terdaftar online. Dalam bilangan menit kami sudah dapat nametag tercetak rapi besrta tas berisi program dan beberapa pesan dari sponsor kongres. Kesan pertama saya, panitia cukup apik. Cuma pagi itu saya yg belum sarapan di hotel, tidak bisa mendapat warung kopi di arena kongres. Terpaksa saya dan isteri keluar arena dekat pos polisi, bergabung dgn petugas keamanan dan tukang sapu menikmati teh dan bakpau dari pedagang asongan.